Apakah fire blanket memiliki masa kedaluwarsa? Ada berapa tipe fire blanket?

Fire blanket tidak memiliki masa kadaluwarsa, namun jika sudah pernah terpakai untuk memadamkan api perlu diganti, tetapi ada juga fire blanket yang dapat dipakai berulang-ulang untuk memadamkan api.

Ada berbagai macam tipe fire blanket sesuai dengan ukurannya dari 1m x 1m, 1,2m x 1,2m, 1,2m x 1,8m dan 1,8m x 1,8m. untuk fire blanket dengan ukuran paling kecil biasanya digunakan jika terjadi kebakaran di dapur atau kebakaran kecil di area rumah. Untuk ukuran yang lebih besar biasanya digunakan di kantor, restoran, hotel dengan skala api yang sedikit lebih besar. Ada juga, fire blanket dengan ukuran yang besar biasanya digunakan oleh petugas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan orang yang terjebak dengan cara membungkus atau menutupi dengan fire blanket dan juga untuk memadamkan api bersekala besar yang dapat menimbulkan korban jiwa atau kerugian.

Cara untuk menentukan Fire blanket yang aman dan berkualitas?

  • Mempunyai sertifikat
  • Sudah diuji di laboratorium pemadam kebakaran

Tips Menggunakan Fire Blanket

Sebelum menggunakan selimut api, pastikan untuk memahami cara menggunakannya dengan benar, demi menghindari kesalahan yang dapat mengancam Anda atau orang lain.

Berikut beberapa tips tentang cara menggunakan selimut api yang harus diingat, sebagai safety tool.

Bentangkan dan lilitkan pada objek yang terbakar.

Tutupi seluruh objek, termasuk bagian dasarnya.

Pertahankan posisi selimut hingga api berhasil dipadamkan.

Jangan gunakan fire blanket pada kebakaran yang terlalu besar atau terlalu intens.

Dalam mengejar keamanan terkait kebakaran, selimut api menjadi salah satu pilihan yang sangat layak dipertimbangkan. Kemampuannya untuk memadamkan api dengan cepat, memberikan perlindungan diri, dan menjadi alat yang mudah diakses menjadikannya bagian yang tak terpisahkan dari strategi keselamatan. Pastikan untuk memiliki setidaknya satu selimut api di rumah dan tempat kerja Anda – siapa tahu, alat ini bisa menjadi pahlawan tak terduga dalam keadaan darurat!

Namun, perlu diingat juga bahwa penggunaan selimut api hanya ditujukan untuk kebakaran dengan skala kecil. Sangat tidak dianjurkan untuk kebakaran besar.

Perbedaan Bahan Pada Fire Blanket

Ada dua jenis bahan fire blanket yang dapat kamu cek di bawah ini sebagai refrensi:

  • Wol

Wol secara alami memiliki kandungan nitrogen dan air yang tinggi. Sifat ini membuat bahan ini sangat tahan api. Hal penting lainnya yang penting adalah wol tidak meleleh, menetes atau menempel pada kulit saat terbakar. Dengan demikian, wol adalah serat yang sangat baik untuk digunakan sebagai selimut api.

Titik bakar pada suhu tinggi 550-600 °C.

Indeks oksigen tinggi (tingkat oksigen yang memicu bahan untuk terbakar).

Dapat padam sendiri saat terbakar.

Panas pembakaran rendah (jumlah panas yang keluar dalam proses pembakaran).

Aman untuk digunakan untuk kebakaran elektrikal (kelas kebakaran C).

  • Fiberglass

Fiberglass adalah bahan selimut api yang paling efektif dan umum di pasaran. Bahan fiberglass terbuat dari anyaman benang kaca dengan bentuk fleksibel. Bahan tersebut juga merupakan campuran benang silikon atau fiberglass berlapis grafit.

Selimut api yang terbuat dari fiberglass dapat digunakan sebagai “perisai” terhadap kebakaran, karena tidak hanya melindungi dari api tetapi juga panas. Selimut api fiberglass dapat melindungi dari suhu yang lebih tinggi daripada wol. Fiberglass dapat tahan terhadap panas api dari 260 °C. Bahan ini juga dapat menahan percikan logam cair hingga 1200 ° C. Maka dari itu, fire blanket fiberglass sering digunakan di rumah, kantor, pabrik, bengkel, dll.

  • Tekstur padat dan lembut.
  • Toleransi panas yang lebih tinggi dari wol.
  • Kuat dan tahan bahan kimia.

Terbaik untuk kebakaran yang kelas kebakaran B dan minyak dan F.\

Nah, jika kamu sedang mencari fire blanket dengan bahan fiberglass, kami punya rekomendasi buatmu. Coba cek fire blanket dari Firefix. fire blanket dari Firefix 100% dibuat dari bahan fiberglass berkualitas dan tahan api. Tersedia ukuran 1.2 m x 1.2 m dan 1.8 m x 1.8 m yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

Penting untuk diperhatikan saat hendak menggunakan selimut api

Ingatlah jika api lebih besar dari ukuran selimut api, jangan mencoba untuk memadamkannya dengan selimut api. Keluar dengan aman dari area kebakaran dan segera hubungi pemadam kebakaran.

Setelah menggunakan selimut, jangan sentuh selimut api atau apa pun yang ada di bawahnya selama setidaknya satu jam setelah api padam.

Setelah menggunakan selimut api, segera buang dan sediakan selimut api baru sebagai pengganti.

Meskipun selimut api bisa digunakan memadamkan api, kami tetap menyarankan ketersediaan APAR dan juga sistem proteksi kebakaran menyeluruh.

Bagaimana Cara Menggunakan Fire Blanket?

Sebagai alat pemadam api yang efektif saat terjadi kebakaran kecil, sangat penting bagi kita untuk mengetahui cara menggunakan fire blanket, nah yuk simak langkah-langkahnya di bawah ini:

Tarik selimut api dari wadahnya dan pegang erat-erat pada tali kainnya.

Untuk mencegah terkena jilatan api pada tangan dan lengan, pastikan kamu membungkus tangganmu dengan ujung fire blanket.

Berjalan menuju titik api dengan fire blanket sebagai perisai di depan, perhatikan arah angin dan jangan melawan arah angin saat menuju ke titik api.

Letakan fire blanket di atas titik api dengan hati-hati dan perlahan, jangan sekali-kali melempar fire blanket di titik api, karena dapat memicu bara api menyebar.

Pastikan kamu telah menutupi seluruh area kebakaran untuk memutus aliran oksigen, sehingga api bisa padam.

Tunggu sampai asap putih menggepul sebagai tanda api sudah benar-benar padam.

Call Now Button