Langkah Menggunakan Full Body Harness Yang Benar Dan Aman

  • Pegang bagian D-Ring pada full body harness dan goyangkan secara perlahan, pastikan tidak ada webbing/ tali yang terpelintir dan pengencangnya (chest strap) terbuka
  • Pegang tali bahu (shoulder strap) dan masukkan tangan satu persatu ke dalam tali. Pastikan D-Ring berada di bagian belakang badan Anda, tepatnya di bagian punggung (antara tulang belikat)
  • Tarik dan kencangkan tali kaki (leg strap), lalu pasangkan/ hubungkan pada buckle. Untuk jenis quick connect buckle, Anda akan mendengar bunyi “klik”, jika buckle sudah terpasang dengan benar. Atur lingkar tali pada kaki sesuai kenyamanan Anda. Pastikan tali kaki tidak tertukar
  • Pasangkan tali dada (chest strap) dan hubungkan tab buckle pada receptor sampai terdengar bunyi “klik” 
  • Pastikan dengan tangan bahwa full body harness sudah terpasang benar dan tidak ada tali yang terpelintir
  • Biarkan orang yang kompeten memeriksa full body harness dan memasang lanyard pada D-Ring (bila diperlukan).

Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Full Body Harness

  • Pastikan full body harness yang Anda gunakan sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku
  • Lakukan pemeriksaan kelengkapan komponen pada full body harness. Pastikan full body harness yang akan digunakan memiliki komponen yang lengkap, antara lain D-Ring, webbing/ tali, chest strap, leg strap, dan buckle.
  • Lakukan pemeriksaan secara visual pada webbing/ tali full body harness. Pastikan tidak ada kerusakan atau tanda-tanda seperti koyak, berserabut, berjamur, atau kerusakan pada jahitan.
  • Pastikan webbing/ tali pada full body harness tidak ada yang terpelintir
  • Pastikan komponen full body harness seperti buckle dan D-Ring tidak retak, tidak bengkok, tidak berkarat dan buckle dapat mengunci dengan sempurna
  • Lakukan pemeriksaan masa kedaluwarsa full body harness. Cek tag pada full body harness untuk mengetahui tanggal produksi dan masa kedaluwarsanya. Perihal masa kedaluwarsa, OSHA dan ANSI menyerahkannya kepada produsen, mereka biasanya menetapkan masa kedaluwarsa selama 5 tahun terhitung dari full body harness pertama kali digunakan.
  • Ketahui batas beban maksimum aman full body harness. Pastikan full body harness tidak pernah digunakan untuk menahan beban di atas beban maksimum yang ditetapkan.
  • Pastikan full body harness yang digunakan pekerja sudah dinyatakan layak dan aman oleh pihak yang kompeten melalui pemeriksaan rutin yang dilakukan.   

Cara memilih Safety Body harness yang benar serta Kelebihan dan Kekurangan Body Harness

Cara memilih Safety Body harness yang benar dan baik :

  • Cara memilih safety body harness seusai dengan ukuran tubuh pemakai.
  • Lihat dengan teliti kondisi body harness sebelum membeli.
  • Pilih body harness yang berkualitas tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan Body Harness :

Kelebihan :

  • 2 Point D-Ring depan dan di belakang.
  • Memenuhi standar EN 361, EN 358, EN 813
  • Dilengkapi dengan penahan dada dan perut.
  • Sudah lulus uji test ketahanan dengan maksimum load 100kg .
  • Terbuat dari Bahan yang kuat.

Kekurangan :

  • Harganya Mahal.
  • Kuranganya sosialisasi tentang Harness.

Fungsi Penggunaan Full Body Harness

Bagi sebagian orang mengetahui fungsi full body harness yaitu perlengkapan untuk melakukan pekerjaan di ketinggian untuk melindungi kemungkinan orang terjatuh dari tempat ketinggian yang tidak disertai dengan pengaman.

Full body body harness digunakan di segala situasi di mana pekerja bekerja di ketinggian ada kemungkinan terjatuh dari ketinggian lebih dari dua meter atau di segala situasi di mana prosedur kerja menyatakan bahwa harness harus digunakan.

Body harness memiliki beberapa fungsi yaitu :

  • Melindungi pekerja dari bahaya terjatuh ketika melakukan pekerjaannya
  • Menaati seluruh pearturan keselamatan kerja yang berlaku
  • Memberikan berbagai macam keamanan dan persepsi tentang kenyamanan selama melakukan pekerjaan di ketinggian
  • Melindungi citra suatu perusahaan karena dapat meminimalisir resiko kecelakaan kerja ditempat atau lingkangan kerja.

Pentingnya Penggunaan Full Body Harness Untuk Keselamatan Pekerja

Bekerja pada ketinggian pasti selalu memiliki resiko, namun untuk meminimalkan resiko dapat dikurangi dengan menggunakan alat pelindung diri. Tetapi banyaknya pekerja yang bekerja di ketinggian tidak menggunakan alat pelindung diri.

Penyebabnya yaitu mulai dari tidak tersedianya alat pelindung diri atau mengabaikan karena mengaggap penggunaan alat pelindung diri akan membuat tidak nyaman saat bekerja.

Walaupun demikian, resiko terjatuh tetap ada dan dapat menyebabkan cedera.

Maka dari itu, para mekanik yang bekerja pada ketinggian atau alat berat perlu melengkapi diri dengan alat pelindung diri yang dapat menghindarkan dari resiko terjatuh.

Terjatuh masih menjadi ancaman bagi sebagian besar pekerja yang melakukan pekerjaan pada ketinggian. Rata – rata pekerja yang terjatuh dari ketinggian disebabkan oleh :

  • Kelalaian pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri
  • Tidak tersedianya pengaman yang cukup untuk mencegah jatuh
  • Alat pelindung diri yang digunakan tidak layak untuk dipakai
  • Penggunaan alat pelindung diri yang kurang tepat

Body Harness bermanfaat untuk mengurangi risiko cedera fatal akibat terjatuh dari ketinggian. Perangkat ini didesain untuk melindungi seluruh bagian tubuh pekerja seperti bahu, paha bagian atau, dada, dan panggul, sehingga lebih aman saat bekerja di ketinggian.

Selain safety shoes, helm dll yang sudah menjadi alat pelindung diri standar, alat pelindung diri yang mutlak diperlukan oleh pekerja yang bekerja pada ketinggian adalah body harness.

Body Harness adalah belt pengaman yang dipasang pada tubuh sehingga saat pekerja terjatuh, ia akan tergantung pada body harness yang terikat pada bagian alat berat.

Call Now Button