Dalam hal sistem Alarm kebakaran tentunya ada banyak komponen yang diperlukan seperti Detector, nah diantaranya yaitu Heat Detector dan Smoke Detector. Heat detector adalah alat pendeteksi panas yang bekerja apabila suhu dalam ruangan mengalami kenaikan mencapai suhu 500 – 600 C. Heat Detector Rate of Rise ( ROR ) bekerja ketika ada kenaikan suhu 120 – 150 C dari suhu semula. Smoke Detector adalah alat yang dibuat khusus untuk memindai seluruh ruangan dan sesuai namanya, Pendeteksi asap akan berbunyi nyaring ketika pertama ada tanda – tanda asap yang berasal dari dalam ruangan. Asap memiliki partikel – partikel yang kian lama semakin memenuhi ruangan smoke seiring dengan meningkatnya intensitas kebakaran. Alat ini lebih cepat mendeteksi dibanding detektor panas. Cara kerja heat detector ataupun Smoke detector pada prinsipnya sama, yaitu mendeteksi indikasi terjadinya kebakaran. Indikator kebakaran dari sistem fire alarm yang menggunakan heat detector adalah kenaikan suhu di atas batas normal. Sedangkan, smoke detector berdasarkan kondisi ruang dari perbedaan intensitas cahaya. Smoke detector lebih cocok digunakan untuk rumah tunggal.
HEAT DETECTOR & SMOKE DETECTOR
