Baju Tahan Panas dan Tahan Api

Baju pemadam kebakaran yang dijual di pasaran terdiri dari baju tahan panas, dan baju tahan api. Keduanya berbeda dan punya kelebihan kekurangan masing-masing.

Baju tahan panas biasanya berwarna oranye atau krem. Pakaian ini mampu menahan radiasi api mencapai 1500 derajat Celcius. Baju ini paling umum digunakan petugas damkar dalam menjalankan tugasnya memadamkan api.

Sementara baju tahan api dilapisi oleh bahan aluminium foil yang mampu menahan kobaran api langsung. Kekurangannya, baju ini lebih kaku sehingga penggunanya lebih sulit bergerak. Berat kedua jenis pakaian damkar ini berkisar antara 2,8 hingga lebih dari 5 kg, tergantung jenis dan kelengkapannya.

Pakaian pemadam kebakaran biasanya dijual lengkap, tidak hanya baju dan celana saja. Berikut ini satu set perlengkapan pakaian damkar:

  • Senter explosion-proof
  • Kapak khusus damkar
  • Fireman line
  • Sabuk
  • Helm
  • Sepatu boots tahan api

Baju Pemadam Tahan Api Berbeda dengan Baju Tahan Panas
Baju pemadam itu ada yang tahan terhadap api dan ada yang tahan terhadap panas. Kedua ragam baju ini berbeda. Perbedaan yang utama, tentu terletak pada bahan pembuatannya. Untuk baju yang tahan panas, dibuat dari bahan cotton yang bersifat lentur. Sementara baju yang tahan dengan api, dibuat dari bahan lain.

Seperti namanya, baju yang tahan panas akan melindungi penggunanya dari rasa panas api. Sementara baju yang tahan api, akan membantu melindungi penggunanya dari kobaran api yang tengah menyala. Dalam pemakaiannya pun, baju tahan api harus dikenakan dengan perlengkapan yang lengkap dan sesuai standar.
Hal ini dikarenakan lingkup kerja mereka berhubungan langsung dengan api.
Sementara untuk baju tahan panas, perlengkapannya tidak selengkap baju tahan api karena mereka hanya dipakai untuk menangani kebakaran kecil yang ada di luar ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button